Tampilkan postingan dengan label rohani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rohani. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 November 2014

KESERUPAAN DENGAN KRISTUS

Apa tujuan Allah bagi umatNya?
Allah ingin umatnya menjadi serupa dengan Kristus.

1 Yoh 2 : 6
" barang siapa mengatakan bahwa ia ada didalamm Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus Hidup".

Beberapa contoh di perjanjian Baru
1. Kita menjadi serupa Kristus dalam inkarnasiNya.
Kita dipanggil untuk mengikuti kerendahan hatiNya (yang mengambil rupa manusia).
Fil 2 : 5-8

2. Kita menjadi serupa Kristus dalam pelayanaNya.
Yaitu Yesus yg adalah Tuhan memberikan teladan dengan membasuh kaki murid muridNya. Ia melayani orang lain. Tidak ada tugas yg terlalu hina atau rendah untuk dikerjakan.

3. Kita menjadi serupa dengan Kristus dalam kasihNya.
Dan hidulah didalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diriNya untuk kita sebagai persembahan dan korban yg harum bagi Allah.

4. Kita menjadi serupa Kristus dalam ketabahanNya.
Tidak membalas kejahatan dengan kejahatan

5. Kita menjadi serupa dengan Kristus dalam misiNya.
Sebagaimana Kristus masuk dalam dunia kita, maka kita pun harus masuk kedalam dinia orang lain.

SOLI DEO GLORIA

Jumat, 06 Juni 2014

Seperti Dirimu Sendiri

Mengasihi memang benar bukanlah suatu hal yang mudah. mengasihi orang yang menigasihi kita, yang baik sama kita ataupun mengasihi orang yang ganteng, cantik, kaya, populer atau yang kita anggap sesuatu yang memang pantas kita kasih pastilah hal yang mudah. Tapi bagaimana dengan orang yang kita tidak sukai,musuh kita, orang yang tidak kita kenal atau bahkan orang yang tidak dipandang oleh orang-orang atau orang-orang yang disekeliling kita yang sering diremehkan.
hal ini mulai membuatku berpikir sudah sejauh mana aku mengasihi? aku dituntun Tuhan dan aku yakin Tuhan menginginkan sesuatu ketika hal ini menggelisahkan hatiku. Dan akupun diberikan-Nya satu karena p buku dan aku yakin ini bukan suatu kebetulan ketika buku ini sangat melekat di hati dan akupun sangat menyukainya. buku ini secara tidak segaja aku temukan di perpus dan ini pun tidak aku pinjam tetapi dititipkan oleh teman yang waktu itu adalah penjaga perpus dan karena perpus telah dia tutup, dan tidak mungkin lagi membuka lemari perpus maka dia menitipkannya sama saya. Dan inilah cara Tuhan. bukunya berjudul " Totally Comiited". dan saya anjurkan untuk membacanya. buku ini sangat bagus, dan kalaupun diantara teman-teman sudah ada yang baca pasti setuju dengan saya. 
oke.. kembali ke topik..
dalam hal mengasihi Tuhan berfirman untuk mengasihi sesama mengasihi seperti diri sendiri. contoh yang bisa kita lihat bagaimana kita mengasihi sesama seperti bagaiman kita mengasihi diri sendiri adalah kisah Daud dan Yonatan.

" Ketika Daud habis berbicara dengan Saul, berpadulah jiwa Jonathan dengan jiwa Daud; dan Yonathan mengasihi dia seperti jiwanya sendiri"  (1 Sam 18:1)

kisah Daud dan Yonatan adalah kisah persahabatan yang sangat terkenal. karena mereka saling mengasihi satu dengan yang lain seperti mengasihi dirinya sendiri.
mengasihi sesama seperti diri sendiri. bagaimana dengan mengasihi seperti diri sendiri??  dengan kata lain kita disuruh bukan hanya mengasihi sesama tetapi juga mengasihi seperti diri sendiri. apa makna dari mengasihi sesama "seperti dirimu sendiri"? ini artinya bahwa saya harus mengasihi dia sebagaimana saya mengasihi jiwa saya sendiri.
bukan hal yang mudah ketika kita bertekad untuk mengasihi sesama hanya dengan kekuatan kita.
tapi biarlah kita dapat mengasihi sesama karena kita menyadari dikedalaman hati bahwa kita telah dikasihi terlebih dulu, dikasihi dengan kasih yang sempurna yaitu Kasih Allah yang begitu besar. dengan menyadari ini dan oleh meminta tuntunan roh kudus, kita mampu mengasihi seperti Allah telah mengasihi Kita.

aku menyadari bahwa aku masih sangat jauh dalam hal mengasihi sesama seperti diriku sendiri. Tetapi Tuhan tidak ingin aku dalam situasi yang demikian selamanya, Dia mendekat dengan lembut dan mengajari aku untuk mengasihi, bukan hal yang mudah memang.
bahkan ketika Aku sering terjatuh, bahkan dengan Anggota keluargaku sendiri, tapi roh kudus kembali mengingatkanku.
dan ketika dengan teman kampus, aku merasa dipermainkan olehnya dan tidak ada hal yang aku pikir untuk membuatku mengasihinya, tapi Tuhan kembali mengingatkanku untuk mengasihinya. seperti Dia pun mengasihiku yang sangat Hina.
Yang kita perlu pekalah terhadap suara Tuhan, Dia akan menuntunmu dalam menjalaninya dan senantiasa mengingatkanmu bahkan ketika kamu jatuh. Dia selalu disampingmu, bahkan ketika kamupun sudah merasa Dia meninggalkanmu.. Dia tidak Pernah Meninggalkanmu

Mengasihi Allah berarti mengasihi sesama seperti dirimu sendiri. 

"Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barang siapa tidak mengasihi saudara yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya" (1 Yoh 4:20)





Senin, 27 Januari 2014

Renungan 3

Hari ini yang menjadi saat teduh saya yaitu dari buku The Purpose Driven Live yang hari ke 3, dimana biasanya saya membaca 1 bab dalam 1 hari, jadi hari ini adalah bab 3. dan yang menjadi judulnya adalah "Apa Yang Menggerakkan Kehidupan Anda". Seperti biasa saya teduh saya akan membaca ayat yang menjadi perenungannya yaitu yang dikutip dari Pengkotbah 4:4 " Aku melihat bahwa pada dasarnya segala jerih payah dan keberhasilan orang lain didorong oleh perasaan iri hatinya". Ayat ini entah mengapa menjadi seperti ayat yang baru bagiku, padahal dalam bacaan alkitabku, aku yakin sudah pernah melewati ayat ini, tapi entah mengapa ayat ini masih terasa asing bagiku. :).  ada 5 penggerak umum dalam kehidupan manusia..
1. banyak orang yang digerakkan oleh rasa bersalah
  kita adalah produk masa lalu, tapi kita tidak perlu menjadi tawanan masa lalu kita. seperti Tuhan memakai Musa dari seorang pembunuh menjadi seorang pemimpin, dan juga Gideon dari seorang pengecut menjadi seorang pemberani . dan saya yakin Dia juga akan mampu melakukan hal-hal yang ajaib didalam kehidupan kita.
2.banyak orang digerakkan oleh kebencian dan kemarahan
3. banyak orang yang digerakkan oleh rasa takut
iyah.. sayalah mungkin dari banyak orang yang pernah digerakkan oleh perasaan takut. Saya akan mengerjakan tugas bukan karena saya ingin mengerjakannya tapi saya takut, saya nanti akan kena marah oleh dosen, mama saya atau semuanya. dan ternyata ketakutan yang saya bangun selama ini menjadi penghalang untuk menjadi apa yang Allah maksudkan bagi saya. dan kekuatan paling besar untuk melawan takut adalah Iman dan Kasih. Alkitab mengtakan "Didalam kasih tidak ada ketakutan; Kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna didalam kasih." 
4. banyak orang yang digerakkan oleh materialisme
5. banyak orang yang digerakkan oleh kebutuhan akan pengakuan.
ada manfaat yang sangat besar ketika kehidupan yang kita jalani  saat ini memiliki tujuan. mengenali tujuan hidup kita akan memberi makna bagi kehidupan kita. ketika kita mengetahui apa yang menjadi tujuan kita maka kita akan berusaha untuk melakukan segala sesuatu yang bermakna, tanpa membuang-buang waktu seperti yang selama ini mungkin saya lakukan,  mengerjakan hal-hal yang menurut saya tidak begitu penting. Misalnya pergi ke kampus, jumpa sama teman-teman hanya untuk menggosip, membicaran orang, atau mungki nongkrong di depan TV sampai beberapa jam, atau banyak lagi hal yang saya lakukan yang tidak efektif. nah ketika kita memiliki tujuan hidup maka kita akan mengefektifkan waktu kita untuk sesuatu hal yang berguna. Mengenali Tujuan juga akan membuat kehidupan kita memiliki fokus. kuasa karena fokus adalah ibarat cahaya, cahaya yang menyebar memiliki sedikit kuasa atau pengaruh, tetapi kita bisa memusatkan energinya  dengan memfokuskannya. Dengan kaca pembesar, Sinar matahari bsa difokuskan untuk membakar rumput atau kertas. ketika cahaya lebih difokuskan lagi eperti sinar laser ia bsa memotong baja. jika kita ingin memiliki pengaruh, fokuskanlah. mengenali tujuan hidup juga akan mempersiapkan kita menghadapi kekekalan.
GBU

Minggu, 26 Januari 2014

“Mengenalmu bukanlah pilihan hidupku, namun mengenalmu adalah jalan hidupku.” (Albert B.W.) Kubersyukur karena sampai hari ini, kumasih dipertemukan dengan mereka yang senantiasa memberikan motivasi dalam hidupku. Kita akan merasa kesepian bila kita menutup diri kita terhadap orang lain. Sebagian dari kita akan memilah-milah kepada siapa mereka akan membangun relasi, sebagian pun akan merasa bahagia bila memiliki banyak sahabat dalam hidupnya. Namun ada pula yang menutup dirinya dari orang lain karena trauma akibat kejadian buruk yang menimpa hidupnya. Kita semua adalah mahkluk yang sempurna dihadapan TUHAN. Tak ada masalah bila kita adalah orang yang pernah dilukai oleh orang lain, bila kita adalah orang dikucilkan oleh karena kelemahan-kelemahan dalam hidup kita dan bila kita adalah orang yang senantiasa melakukan hal yang buruk sekalipun dalam hidup ini. Masing-masing dari kita akan mendalami hidup kita akan makna kasih itu sendiri dalam membina hubungan dengan orang lain. Kehadiran kita senantiasa memberikan semangat baru dalam hidup seseorang, menjadi motivasi terhadap orang lain oleh karena kita adalah orang yang pernah dilukai, pernah dikucilkan, pernah melakukan hal yang buruk dan yang telah menyatakan sikap kita untuk kembali kejalan yang benar dihadapan TUHAN. Jalan hidup kita penuh dengan lika-liku kehidupan, tak ada seorangpun yang dapat menjalani hidupnya sendiri tanpa bantuan dari orang lain dan terlebih oleh karena belas kasih TUHAN sendiri terhadap hidupnya tersebut. Marilah kita belajar mengenal diri kita, sesama & terlebih mengenal TUHAN kita akan ajaran KASIH-NYA dalam hidup kita. Mulailah membuka diri kita dengan melakukan sesuatu benar yang berlandaskan kasih kepada sesama & terlebih kepada TUHAN. "Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Yohanes 14:6) Salam Kasih... TUHAN YESUS Mengasihi, Memberkati & Menyertai PELAKU FIRMAN semua...

my fAVORITE

The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. ~ Edmund Burke Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. ~ Jesus Christ